MENANAMKAN RASA PEDULI TERHADAP LINGKUNGAN DIMULAI DARI KECIL

Authors

  • Surya Hermawan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Kristen Petra
  • Sentosa Purnomo Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Kristen Petra
  • Patricia Sally Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Kristen Petra
  • Diky Riesky Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Kristen Petra

DOI:

https://doi.org/10.9744/share.5.2.33-37

Keywords:

Rasa peduli, lingkungan, kecil, eks dolly, surabaya

Abstract

Seiring perkembangan waktu, banyak orang berlomba-lomba untuk menetap di kota besar. Hal ini dikarenakan banyak yang beranggapan bahwa kehidupan di kota lebih modern dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang lebih lengkap. Selain itu, lapangan pekerjaan yang tersedia di kota besar juga diharapkan dapat mencukupi kebutuhan mereka. Namun, tanpa disadari akan muncul masalah baru. Tingginya aktivitas urbanisasi tidak dapat diimbangi dengan pertambahan lahan yang terbatas. Sehingga terbentuk permukiman baru di pinggiran kota dan mayoritas dengan memanfaatkan lahan yang sempit sehingga tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan muncul masalah kebersihan. Contohnya, dalam hal sampah. Masyarakat seringkali membuang sampah di selokan ataupun kali kecil karena kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan, disebabkan karena kurangnya pendidikan mengenai kepedulian dan memang kurang tersedianya fasilitas tempat sampah. Hal ini yang menjadi dasar dan tujuan dari diadakannya pengabdian masyarakat bermetode service learning, yaitu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan mengajak mereka untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap orang lain dan lingkungan. Kegiatan ini berlokasi di daerah Kelurahan Putat Jaya, Surabaya yang sebelumnya merupakan daerah lokalisasi Dolly. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk mengenalkan anak-anak mengenai lingkungan yang bersih dan sehat guna menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dimulai dari usia dini. Ada beberapa metode yang dilakukan, di antaranya adalah mengajak anak-anak kelas 1-3 SD untuk berpartisipasi dalam lomba mewarnai, anak-anak kelas 4-6 SD lomba menghias tempat sampah, dan 4 kolam lele yang diberikan untuk masyarakat setempat. Hasil dari kegiatan ini sesuai dan menjawab tujuan awal dari kegiatan, yaitu menumbuhkan dan meningkatkan rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan.

References

Andreas, Damianus. 2017. Urbanisasi di Indonesia Lebih Tinggi daripada Cina. Diambil dari: https://tirto.id/urbanisasi-di-indonesia-lebih-tinggi-daripada-cina-cBZc. Diakses tanggal 29 November 2018.

Berita Nasional. 2017. Pertumbuhan Urbanisasi Indonesia Tertinggi di Dunia, Kebutuhan Rumah Jadi Masalah. Diambil dari: https://kbr. id/nasional/03-2017/pertumbuhan_urbanisasi_ indonesia_tertinggi_di_dunia_kebutuhan_rumah_jadi_masalah/89430.html. Diakses tanggal 29 November 2018.

Greentumble Editorial Team. 2016. Environmental Problems of Urbanization. Diambil dari: https://greentumble.com/environmental-problems-of-urbanization/. Diakses tanggal 28 November 2018.

Hermawan, S., Purnomo, J., Prayogo, H., Handoyo, H., Setiawan, J. 2018. Pembangunan Smoking Area Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Di Kawasan Eks-Lokalisasi Dolly. SHARE: "SHaring-Action-REflection", 4(1), 29-36.

Hermawana, S. Gho, D. 2019. Application and Lesson Learned in Civil Engineering, Environmental Science Service-Learning Program, Proceeding: APRCSL 2019,The 7th Asia-Pacific Regional Conference on Service-Learning.

Hermawanb, S. Sutandi, P. Setiawan, A. William, S. Sumarno, K. 2019. Penerapan Kebiasaan Cuci

Tangan Sejak Dini Untuk Perubahan Perilaku Hidup Sehat. Jurnal LeECOM, volume: special Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat I Universitas Ciputra.

Hermawanc, S. Prayogo, N. Prayogo, D. 2019. Kampung Warna Warni Berperilaku Hidup Sehat dan Bersih. Jurnal LeECOM, volume: special Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat I Universitas Ciputra.

Hermawand, S. Christina, Sanjaya, A. J. Wijaya, B. H. Gaby, G. 2019. Pemberdayaan Masyarakat Kampung Putat Jaya dengan Membangun Kolam Ikan Lele. Jurnal LeECOM, volume: special Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat I Universitas Ciputra.

Katz, David L. 2018. Improve Your Health Habits to Benefit the Environment. Diambil dari: https://www.verywellfit.com/healthy-habits-benefit-the-environment-4071938. Diakses tanggal 22 November 2018.

Kyriakides, Robert. 2010. If We Do Not Care for the Environment, the Environment Will Not Care for Us. Diambil dari: https://robertkyriakides. wordpress.com/2010/08/20/if-we-do-not-care-for-the-environment-the-environment-will-not-care-for-us/. Diakses tanggal 28 November 2018.

MateriIPS.com. 2017. 7 Faktor Pendorong Urbanisasi yang Terjadi di Daerah Asal. Diambil dari: https://materiips.com/faktor-pendorong-urbanisasi. Diakses tanggal 28 November 2018.

Ruiz, Alexia Elejalde. 2008. Habits Bad for the Environment. Diambil dari: https://www.chica-gotribune.com/lifestyles/sns-gl-environment-ene-mies-story.html. Diakses tanggal 28 November 2018.

Wikipedia Bahasa Indonesia. 2018. Urbanisasi. Diambil dari: https://id.wikipedia.org/wiki/ Urbanisasi. Diakses tanggal 21 November 2018.

Wikipedia Bahasa Inggris. 2018. Human Impact on the Environment. Diambil dari: https://en.wiki-pedia.org/wiki/Human_impact_on_the_environment. Diakses tanggal 28 November 2018.

Wiwaha, Arjuna. 2013. Daerah Pinggiran Kota (Urban Fringe). Diambil dari: http://studyan-dlearningnow.blogspot.com/2013/01/daerah-pinggiran-kota-urban-fringe.html. Diakses tanggal 25 November 2018.

Downloads

Published

2020-01-08

Issue

Section

Articles