PENGUATAN SENI PERTUNJUKAN JATHILAN ANAK DI KAMPUNG WISATA KADIPATEN KECAMATAN KRATON DIY

Authors

  • Christina Rochayanti Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta
  • Ida Wiendijarti Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta
  • Rosalia Indriyati Saptatiningsih Universitas PGRI Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.9744/share.5.2.57-62

Keywords:

Tari Jathilan, kampung wisata, dan penguatan kelompok seni.

Abstract

Tari jatilan yang berada di Yogyakarta sudah cukup dikenal masyarakat, kelompok seni tari ini dapat mengalihkan anak-anak tidak bermain handphone sekaligus  mengenalkan seni budaya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk penguatan kelompok seni tari anak-anak dalam mengenalkan dan melestarikan seni budaya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Wisata Kadipaten Kecamatan Kraton DIY. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan membentuk kelompok tari yang terdiri dari anak-anak usia 10 -15 tahun, melatih mereka dengan gerakan tarian jatilan selama satu bulan, kegiatan ini juga melibatkan pelatih tari yang mengetahui karakter anak-anak agar bersedia menari klasik dan kemudian di pentaskan, didokumentasikan untuk didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual. Kesenian tari Jathilan dipilih oleh kampung wisata Kadipaten sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung. Pentas kesenian Jathilan , diharapkan bisa menginspirasi anak-anak muda lainnya untuk turut melestarikan seni budaya tradisional, sehingga diharapkan dengan memperbanyak kegiatan yang bersentuhan dengan budaya lokal, anak-anak muda dapat lebih mencintai dan turut berpartisipasi dalam melestarikan dan mewariskan budaya.

References

Kayam, U. ( 1999). Seni Pertunjukkan dan Sistem Kekuasaan. Jurnal Seni Volume 2 Nomor 1, Okbtober, 7-15.

Komala, L. (2003). Peranan Nilai-Nilai Tradisional dalam Kehidupan Modern & Integritas bangsa (naskah pidato). Surakarta: Forum Komunikasi dan Informasi Keraton & Bappenas.

Kuswarsantyo. (2013). Seni Jathilan: Bentuk, Fungsi dan Perkembangannya (1986-2013). Yogyakarta: Fakultas Bahasa dan Seni UNY.

Puspari. (1997). Penelitian Pengembangan Kesenian Tradisional. Jakarta: Proyek Penelitian dan Pengembangan Bidang Budaya & Pariwisata kementrian Kebudayaan dan Pariwisata RI.

Soekamto, S. (2003). Sosiologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Yoety, O. A. (1993). Komersialisasi Seni Budaya Dalam Pariwisata. Bandung: Bintang Angkasa.

Downloads

Published

2020-01-08

Issue

Section

Articles