MODEL PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERANCANGAN MASTERPLAN KAWASAN WISATA WATUPURBO, YOGYAKARTA

Authors

  • Vincentia Reni Vitasurya Program Studi Arsitektur, Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  • Anna Pudianti Program Studi Arsitektur, Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  • Lucia Asdra Rudwiarti Program Studi Arsitektur, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.9744/share.8.1.87-95

Keywords:

Masterplan, Kawasan Wisata, Model Partisipasi, Pariwisata Berbasis Masyarakat, Tanggap Bencana, Wisata Air Terjun

Abstract

Keberadaan sebuah rencana induk (masterplan) merupakan hal penting sebagai upaya pengembangan suatu kawasan termasuk Kawasan wisata. Seiring dengan Gerakan wisata berbasis masyarakat, maka arahan pengembangan Kawasan wisata sebaiknya melibatkan masyarakat sejak awal perencanaan. Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan program studi arsitektur UAJY bekerjasama dengan dinas pariwisata Kabupaten Sleman sebagai bentuk pendampingan untuk merancang Masterplan pengembangan Kawasan Wisata. Kawasan wisata Watupurbo dicanangkan sebagai objek wisata dengan daya tarik wisata air terjun yang terbentuk dari dam sungai Krasak berundak yang memiliki pemandangan alam yang asri. Keunikan tersebut mengakibatkan watupurbo berkembang menjadi objek wisata alam namun beresiko rusak jika tidak direncanakan dengan baik. Tantangan yang dihadapi tim adalah mempersiapkan pengembangan Kawasan yang berbasis tanggap bencana dengan resiko bencana banjir. Bekerjasama dengan masyarakat setempat, tim menggali kearifan lokal dan tradisi untuk mengantisipasi bencana dan mempertahankan kelestarian alam sekitar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu masyarakat mempersiapkan Kawasan wisata Watupurbo agar dapat berkembang, namun tetap mempertahankan kelestarian alam terutama terkait dengan peranannya sebagai salah satu dam besar di sungai Krasak. Kegiatan ini menghasilkan rencana induk (masterplan) yang bertema “menyatu untuk istimewa” merupakan kolaborasi alam dan manusia untuk mewujudkan pengembangan ekonomi dan social dengan mempertahankan kondisi alami lingkungan. Penekanan perancangan pada aksesibilitas yang juga menyediakan evakuasi bencana yang mempertahankan kondisi alami dan sesuai dengan masukan pengalaman dan kebiasaan warga setempat ketika menghadapi bencana. Hal ini menjadi pembelajaran bersama atas pentingnya pelestarian lingkungan untuk pengembangan Kawasan wisata berbasis objek alam.

References

Aditya, N. C., Natalia, T. W., Imaniar, L. N., & Astuti, S. (2020). Kampong KB Public Open Space Design Based on a Participatory. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 879(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/879/1/012160

APA. (2018). What is a Master Plan? What Is a Master Plan? https://www.planningmi.org/introduction-mp

Arnstein, S. R. (1969). A Ladder of Citizen Participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224.

Caritra. (2021). Masterplan Desa. Caritra.Org. https://www.caritra.org/masterplan-desa/

Gaber, J. (2019). Building “A Ladder of Citizen Participation”: Sherry Arnstein, Citizen Participation, and Model Cities. Journal of the American Planning Association, 85(3), 188–201. https://doi.org/10.1080/01944363.2019.1612267

Giriwati, N. S. S. (2020). Perception, Preference, and Participation: Community Social Inclusion and Involvement as Decision Making Process in Archi-tourism. Proceedings of the International Conference of Heritage & Culture in Integrated Rural-Urban Context (HUNIAN 2019), 195(Hunian 2019), 69–77. https://doi.org/10.2991/aer.k.200729.012

Gunnarsdotter, Y. (2003). Processes of Change in A Rural Swedish Community. In L. O. Persson, A.-M. S. Åhlander, & L. West (Eds.), Local Responses to Global Changes - Economic and Social Development in Northern Europe’s Countryside (pp. 57–88). National Institute for Working Life. www.arbetslivsinstitutet.se

Hurst, F. (2000). Architectural Participatory Design Methods. University of Wisconsin-Stout.

Iswardoyo, J. (2013). Adaptasi Masyarakat Terhadap Bencana Banjir Lahar Studi Kasus : Kemiren, Srumbung, Magelang, Jawa Tengah Community Adaptation to Disaster Lava Flood Case Study : Kemiren, Srumbung , Magelang, Central Java. Jurnal Sosek Pekerjaan Umum, 5(2), 76–139.

Luck, R. (2018). What is it That Makes Participation in Design Participatory Design? Design Studies, 59,1-8. https://doi.org/10.1016/j.destud.2018.10.002

Masterplandesa. (2018). Tentang Masterplan Desa. Masterplandesa.Com.https://www.masterplandesa.com/tentang-masterplan-desa.html

Merriam-webster. (2021). Definition of Master Plan. Merriam-Webster. https://www.merriam- webster.com/dictionary/master plan

Mikkelsen, B. (2001). Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-upaya Pemberdayaan (terjemahan). (2nd ed.). Yayasan Obor Indonesia.

Ramadhony, A. B., Awaluddin, M., & Sasmito, B. (2017). Analisis Pengukuran Bidang Tanah dengan Menggunakan GPS Pemetaan. Jurnal Geodesi Undip Jurnal Geodesi Undip, 6(4), 305–315.

Sanjaya, I. P. S., Sukamuljo, S., Satwiko, P., Sundari, Birowo, M. A., Jati, A. W. N., & Vratiwi, F. A. H. (2016). Rencana Strategis Penelitian 2016 - 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Atma Jaya Yogyakart. LPPM Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Simonsen, J., & Robertson, T. (2012). Routledge International Handbook of Participatory Design.

Routledge International Handbook of Participatory Design, 63070, 1–300. https://doi.org/10.4324/9780203108543

Sukawi. (2008). Menuju Kota Tanggap Bencana (Penataan Lingkungan Permukiman Untuk Mengurangi Resiko Bencana). Proseding Seminar Nasional Eco Urban Desain. http://eprints.undip.ac.id/32379/1/Menuju_Kota_Tanggap_Bencana_-_Sukawi.pdf

T.A.K, A. A. A. R., Pudianti, A., & Vitasurya, V. R. (2021). Revitalisasi Pasar Seni dan Wisata Gabusan. Jurnal Terapan Abdimas, 6(2), 175–191.

http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/ JTA/article/view/9181/3500

Teamtouring.net. (2020). Grojogan Watu Purbo Sleman, Bendungan Bertingkat 6 Di Ujung Utara Sleman. https://teamtouring.net/grojogan-watu-purbo-sleman.html

Tritter, J. Q., & McCallum, A. (2006). The Snakes and Ladders of User Involvement: Moving Beyond Arnstein. Health Policy, 76(2), 156–168.

Downloads

Published

2022-05-18