MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI KENORMALAN BARU PADA MASA PANDEMI COVID-19

Authors

  • Susi Andrini Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Inter Studi, Jakarta
  • Rahayu Surasmi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Inter Studi, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.9744/share.8.1.55-64

Keywords:

Kesehatan Mental, Kenormalan baru, Pandemi Covid-19

Abstract

Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Inter Studi, yang tergabung antara dosen dan mahasiswa khususnya Mahasiswa Konsentrasi Public Relations angkatan 2018, pada mata kuliah  Corporate Social Responsibility (CSR) and Ethic, mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.  Kegiatan online ini  bertemakan “Re-Set Our Mental Health In New Normal“, dengan Judul, “Menjaga Kesehatan Mental di Kenormalan Baru Pada Masa Pandemi covid-19.” Secara umum pandemik Covid-19, telah menimbulkan tingkat kecemasan yang tinggi di antara banyak penduduk dunia dan sebagian masyarakat Indonesia, yang juga tak luput dari rasa kecemasan ini. Karena rasa cemas ataupun takut (Phobia) yang berlebihan ini dapat  mengganggu aktifitas dan kesehatan mental. Saat ini kita hidup di era “New Normal” atau hidup di masa kenormalan baru, akan tetapi pengaruh pandemi ini masih mempengaruhi kondisi mental sebagian masyarakat. Dikarenakan masa pandemi ini menyebabkan adanya “social distancing” keterbatasan jarak yang tidak memungkinkan adanya melakukan kegiatan secara langsung atau secara offline dengan jumlah banyak orang, maka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan secara online. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat agar dapat menjaga kembali kesehatan mental di masa pandemi Covid-19 baik secara teoritis dan praktiknya dengan melakukan olah pernafasan dalam yoga yang dapat memberikan rasa tenang dan nyaman untuk mengurangi stress. Hasil dari kegiatan ini sangat positif dan pikiran menjadi fresh dan tenang setelah para peserta melakukan yoga. Kegiatan ini  dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Juli 2020 dengan jumlah peserta sebanyak 73 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan umum.

References

Anna, L. K. (2020). Tingkat Kecemasan akibat Wabah Virus Corona Meningkat. Lifestyle. Kompas. https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/26/112749520/tingkat-kecemasan-akibat-wabah-virus-corona-meningkat

Dani, J. A., & Mediantara, Y. (2020). Covid-19 dan Perubahan Komunikasi Sosial. 3, 94–102. https://doi.org/10.30596/persepsi.v

de Hoog, N., & Verboon, P. (2020). Is the News Making Us Unhappy? The Influence of Daily News Exposure on emotional States. British Journal of Psychology, 111(2), 157–173. https://doi.org/10.1111/bjop.12389

Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta. (2020). Informasi Dasar Corona. Corona.jakarta.go.id. https://corona.jakarta.go.id/id

dr. Merry Dame Cristy Pane. (2021). Virus Corona. https://www.alodokter.com/virus-corona

Fitria, L., & Ifdil, I. (2020). Kecemasan Remaja pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1), 1. https://doi.org/10.29210/120202592

Junaidi. (2018). Mengenal Teori Kultivasi dalam Ilmu Komunikasi Cultivation Theory in Communication Science. Simbolika, 4(1), 42–51. http://ojs.uma.ac.id/index.php/simbolika%0AMengenal

Mustika, T., & Anggraini, R. (2019). Pengaruh Terpaan Media Terhadap Reputasi Lembaga Pemerintah. Inter Script: Journal of Creative Communication, 1(1), 66–79. https://doi.org/10.33376/is.v1i1.350

lson, M. H. (2013). Pengantar Teori-teori Kepribadian (Y. Santoro & M. Chasan (eds.)). Pustaka Pelajar.

Pahrevi, D. (2020). Ada 57 Kasus Positif Covid-19, Ratusan Warga RW 02 Pondok Kelapa Jalani Rapid Test. https://megapolitan. kompas.com/read/2020/06/08/17042671/ada-57-kasus-positif-covid-19-ratusan-warga-rw-02-pondok-kelapa-jalani

Rizal Makarim, D. F. (2020). Cemas Berlebih Akibat Pemberitaan Coronavirus, Ini Efek Sampingnya. https://batampos.co.id/2020/05/14/cemas-berlebih-akibat-pemberitaan-coronavirus-ini-efek-sampingnya/

Tantiya, N. N. (2020). Cerita Lengkap Asal Mula Munculnya Virus Corona di Indonesia. https://www.merdeka.com/trending/cerita-lengkap-asal-mula-munculnya-virus-corona-di-indonesia.html

Widoawati, D. (2012). Efek Media Massa Terhadap Khalayak. Jurnal Adzikra, 3(1), 75–98. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Downloads

Published

2022-05-18