Pelatihan dan Pendampingan Analisa Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Lele di Bhakti Farm Ciledug
DOI:
https://doi.org/10.9744/share.10.2.79-86Keywords:
budidaya ikan lele, laporan keuangan, analisis biaya, analisis penerimaan, analis kelayakan usahaAbstract
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki potensi yang besar dalam sektor perikanan, khususnya dalam budidaya ikan lele. Bhakti Farm, sebuah usaha budidaya pembesaran ikan lele yang telah berdiri sejak tahun 2019 mengalami tantangan dalam pengelolaan keuangan dan analisis kelayakan usaha yang menghambat pertumbuhan usahanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemilik usaha dalam melakukan analisis kelayakan usaha yang meliputi analisis biaya, analisis penerimaan dan analisis kelayakan usaha. Metode yang digunakan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi. Pada tahapan persiapan, dilaksanakan survei dan wawancara dengan pemilik usaha untuk mengidentifikasi kebutuhan bisnisnya secara spesifik. Terutama dalam pencatatan dan analisis keuangan yang belum diterapkan dengan baik. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi teoritis dan pendampingan praktis secara langsung yang meliputi analisis biaya, analisis penerimaan serta analisis kelayakan usaha. Tahap monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan pemilik dapat memahami konsep-konsep dasar analisa kelayakan usaha. Hasil dari kegiatan ini adalah pemilik usaha mampu menerapkan konsep dasar analisa usaha terutama dalam membuat laporan keuangan yang lebih akurat menggunakan template yang diberikan pada tahapan pelaksanaan. Selain itu, pemilik usaha mampu menghitung serta menganalisa data nyata dengan menggunakan catatan nya per bulan Januari 2024. Sehingga pemilik dapat melakukan perhitungan analisis biaya yang terdiri dari biaya tetap dan biaya tidak tetap sebesar Rp. 58.581.400 dengan total penerimaan sebesar RP. 86.058.000 maka pendapatan yang diperoleh sebesarRp. 27.476.600. Terakhir, pemilik dapat mengetahui apakah usaha yang dijalankan sudah efisien atau belum, yaitu dengan analisis R/C ratio. Hasil perhitungan diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,46 artinya, dapat disimpulkan usaha budidaya ikan lele yang dijalankan sudah efisien.
Downloads
References
Al Rizky, F., & Aziz, A. (2024). Analysis of marketing channels and income of catfish farming business of Sangkuriang Bhakti Farm perspective of Islamic economic law. Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 9(1).
Ameliany, N., Ritonga, N., & Nisak, H. (2022). Strategi pemasaran budidaya ikan lele pada UD Karya Tani di Kota Lhoksuemawe. Jesya, 5(2), 1527–1534. https://doi.org/10.36778/jesya.v5i2.709
Arnold, W. P., Nainggolan, P., & Damanik, D. (2020). Analisis kelayakan usaha dan strategi pengembangan industri kecil tempe di Kelurahan Setia Negara Kecamatan Siantar Sitalasari. Jurnal Ekuilnomi, 2(1). https://doi.org/10.36985/ekuilnomi.v2i1.349
Fuad, M. A. Z., Iranawati, F., Kartikaningsih, H., & Lestariadi, A. R. (2021). Pendampingan dan analisa kelayakan usaha Kerupuk Ikan “Abizar” di Desa Pangkahkulon. International Journal of Community Service Learning, 5, 199–211. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/ijcsl.v5i3
Ikka, N. D. A., Purnamasari, I., & Setiawan, M. (2021). Studi komparasi usaha budidaya tebu (Saccharum officinarum L.) varietas cening (Klon TK 386) dan varietas PS 864 di Kabupaten Tuban Jawa Timur. AGRINIKA, 1, 64–72.
Ningtyas, R. W. (2021). Analisis kelayakan usaha pembenihan ikan lele dumbo (Clarias gariepenus) dengan kolam permanen di Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Jurnal Grouper, 12(1).
Prianto, F. W., Lestari, L. D., & Luthfi, A. (2022). Kelembagaan Ekonomi dalam Produksi Beras Organik (On Farm – Off Farm) di Jember. Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian, 5(2), 60. https://doi.org/10.35941/jakp.5.2.2022.7770.60-70
Ragam Info. (2023, November 27). Alasan mengapa Indonesia disebut negera kepulauan. Retrieved from Kumparan.Com. https://kumparan.com/ragam-info/alasan-mengapa-indonesia-disebut-negera-kepulauan-21eqw9nHLQ0/full. Diakses pada tanggal 30 Januari 2024.
Ramadhani, I., Darwis, & Ariefi, H. (2021). Analisis usaha budidaya ikan lele (Clarias sp) pada kelompok budidaya di Kampung Buana Bakti Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak. 2. http://www.sep.ejournal.unri.ac.id
Wibowo, H., Nataliningsih, & Permana, N. S. (2022). Analisis break even point usaha budidaya ikan lele (Clarias gariepinus) (Studi kasus pada usaha budidaya ikan lele Banyu Urip di Desa Dawuan Timur Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang). OrchidAgri, 2(2). https://doi.org/10.35138/orchidagri.v2.i2.439
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Farid Al Rizky, Sugeng Riyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain the copyright and publishing right, and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) followingthe publication of the article, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).














