Peningkatan Motivasi Belajar Bahasa Inggris dengan Metode “Operant Conditioning” pada Anak di Panti Asuhan Cinta Kasih Anugerah

Authors

  • Dastin Imanuel Universitas Tarumanagara
  • Billy Nugroho Universitas Tarumanagara
  • Ethan Petrosmand Universitas Tarumanagara
  • Agustina Universitas Tarumanagara

DOI:

https://doi.org/10.9744/share.11.1.39-47

Keywords:

motivasi belajar, bahasa inggris, operant conditioning, panti asuhan, program intervensi

Abstract

Bahasa Inggris telah menjadi bahasa universal yang penting dalam komunikasi global. Namun, motivasi belajar Bahasa Inggris masih menjadi tantangan, terutama bagi anak-anak di panti asuhan yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber belajar yang memadai. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Bahasa Inggris pada anak-anak di Panti Asuhan Cinta Kasih Anugerah melalui metode operant conditioning. Program intervensi melibatkan 15 anak dan berlangsung selama 4 minggu, terdiri dari berbagai sesi yang dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar, seperti penerapan teknik operant conditioning, permainan edukatif, serta psikoedukasi. Pengukuran motivasi belajar dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Students’ Motivation in Learning English Questionnaire dan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam motivasi belajar Bahasa Inggris setelah intervensi, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi dan keterlibatan anak dalam sesi pembelajaran. Meskipun hasilnya positif, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki beberapa keterbatasan. Ukuran sampel yang kecil (15 anak) dan durasi intervensi yang relatif singkat (4 minggu) membatasi generalisasi temuan. Selain itu, faktor eksternal seperti lingkungan sosial dan kondisi individu anak juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan motivasi, sehingga efek intervensi tidak dapat diatribusikan sepenuhnya pada metode yang digunakan. Studi lanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas dan durasi intervensi yang lebih panjang diperlukan untuk menguatkan temuan ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfonsson, S., Johansson, K., Uddling, J., & Hursti, T. (2017). Differences in motivation and adherence to a prescribed assignment after face-to-face and online psychoeducation: An experimental study. BMC Psychology, 5, 1-13. https://doi.org/10.1186/s40359-017-0181-4

Ardaya, A. C., Rahmadani, S. A., & Alfarisy, F. (2022). Penerapan pembelajaran bahasa Inggris berdasarkan kebijakan kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 155 Gresik. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(1), 25-33.

Bandura, A., & Walters, R. H. (1977). Social learning theory (Vol. 1). Prentice-Hall.

Batubara, Z., Sembiring, A., & Surbakti, I. (2022). Pengabdian masyarakat meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris anak-anak Desa Bangun Rejo Tanjung Morawa di masa pandemi COVID-19: Indonesia. Jurnal Pengabdian Mandiri, 1(8), 1501-1506.

Clément, R., Dörnyei, Z., & Noels, K. A. (1994). Motivation, self-confidence, and group cohesion in the foreign language classroom. Language Learning, 44(3), 417-448. https://doi.org/10.1111/j.1467-1770.1994.tb01113.x

Haetami, M., & Hidasari, F. P. (2019). Penerapan operant conditioning dan reinforcement terhadap hasil belajar passing dalam permainan sepak bola. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 8(3).

Harahap, F. S. D., Aisyah, A., Wandira, Y., & Arellah, J. (2023). Penerapan teknik operant conditioning terhadap permasalahan kesulitan mata pelajaran matematika pada peserta didik. Jurnal Sosial Teknologi, 3(6), 474-480.

Hidayah, Y., Zannah, F., & Lestari, N. C. (2022). Perbandingan motivasi belajar bahasa Inggris antara siswa kelas X-IPA dan kelas X-IPS. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(1), 286-296.

Khasnak, N. R. A., Kiswantoro, A., & Sumarwiyah, S. (2022). Mengatasi kesulitan belajar melalui konseling behavioristik dengan teknik operant conditioning pada siswa kelas VIII SMP N 3 Bae Kudus. Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC), 1(2), 279-287.

Lu, Y., & Hamu, Y. A. (2022). Teori operant conditioning menurut Burrhus Frederic Skinner. Jurnal Arrabona, 5(1), 22-39.

Muaidi, M. (2019). Motivasi belajar bahasa Inggris praja pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Nusa Tenggara Barat tahun ajaran 2016/2017. Jurnal Asy-Syukriyyah, 20(1), 86-109.

Mubarok, T. A. (2019). Motivasi belajar bahasa Inggris pada siswa Madrasah Aliyah Darul Mutallimin Sugihwaras Patianrowo Nganjuk. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 4(1), 118-124.

Purnama, N. A., Rahayu, N. S., & Yugafiati, R. (2019). Students’ motivation in learning English. PROJECT (Professional Journal of English Education, 2(4), 539.

Rahman, S. (2022). Pentingnya motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar.

Rofii, A. (2023). Kesulitan berbicara siswa sekolah dasar dalam pembelajaran bahasa Inggris. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(4), 1895-1904.

Rohmah, N., Haryanto, S., & Fuadi, S. I. (2024). Motivasi belajar anak di Panti Asuhan Villa Do’a Yatim Sejahtera Banjarnegara. Esensi Pendidikan Inspiratif, 6(3).

Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.

Skinner, B. F. (1965). Science and human behavior. Simon and Schuster.

Thariq, P. A., Husna, A., Aulia, E., Djusfi, A. R., Lestari, R., Fahrimal, Y., & Jhoanda, R. (2021). Sosialisasi pentingnya menguasai bahasa Inggris bagi mahasiswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar, 2(2), 316-325.

Downloads

Published

2025-02-14

How to Cite

Peningkatan Motivasi Belajar Bahasa Inggris dengan Metode “Operant Conditioning” pada Anak di Panti Asuhan Cinta Kasih Anugerah. (2025). Share: Journal of Service Learning, 11(1), 39-47. https://doi.org/10.9744/share.11.1.39-47