Implementasi Pendekatan Arsitektur Permakultur Pada Perancangan Lanskap Gereja Katolik Santo Yusuf di Singkil, Gunung Kidul
DOI:
https://doi.org/10.9744/share.11.1.57-72Keywords:
arsitektur permakultur, rainwater harvesting, hortikultura, pengendalian kebisinganAbstract
Gereja Katolik Santo Yusuf di Singkil, Gunungkidul, Yogyakarta, memiliki kebutuhan dasar pengembangan ruang ibadah baru akibat pelebaran Jalur Jalan Lintas Selatan Pulau Jawa. Selain kebutuhan pengembangan ruang, gereja menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan sosial, terutama kekeringan akibat kondisi geologi kawasan karst, kebisingan dari Jalur Jalan Lintas Selatan Pulau Jawa, serta keterbatasan ekonomi masyarakat. Pendekatan arsitektur permakultur yang berorientasi pada keberlanjutan, produktivitas, dan kemandirian komunitas diterapkan sebagai solusi permasalahan. Perwujudan pendekatan melalui integrasi sistem rainwater harvesting guna mengatasi keterbatasan sumber air, pengembangan kebun hortikultura produktif untuk meningkatkan perekonomian lokal, serta strategi pengendalian kebisingan menggunakan elemen alami seperti taman vertikal dan fitur air. Selain itu, pengelolaan lahan gereja dilakukan dengan pendekatan holistik, termasuk pembangunan greenhouse untuk hortikultura yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Implementasi konsep permakultur dalam desain arsitektur dan lanskap gereja ini tidak hanya menjadi solusi atas tantangan lingkungan, tetapi juga menciptakan hubungan harmonis antara bangunan dan ekosistem sekitarnya. Melalui penerapan prinsip permakultur, desain gereja tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual jemaat, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan ekosistem yang lebih lestari dan mandiri secara ekonomi. Dengan demikian, Gereja Katolik Santo Yusuf tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, ketahanan lingkungan, dan keberlanjutan ekonomi. Melalui strategi yang diterapkan, proyek ini diharapkan dapat menjadi model arsitektur ekologi yang dapat diterapkan pada permalahan perancangan serupa.
Downloads
References
Annisa, W., & Saleh, M. (2021). Budi daya tanaman hortikultura. Ballitra. https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/14853 Diakes 3 Desember 2024
Arliansyah, J., Kadarsa, E., & Melania, R. (2022). ‘Desain noise barrier Light Rail Transit (LRT) Palembang untuk mengurangi tingkat kebisingan. Jurnal Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan, 2, 104-119. https://doi.org/10.46774/pptk.v5i2.504
Belleri, D., & Ratti, C. (2023). Urban farming: the reluctant utopia. Architectural Design, 93(1), 14–21. https://doi.org/10.1002/ad.2889
BPS Gunungkidul, Gunungkidul dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunungkidul.
BPS Gunungkidul, Gunungkidul dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunungkidul.
Fasya, N.S., Sugini., & Chairunisa, B. (2022). ’Inovasi teknologi green wall untuk meningkatkan kualitas kinerja kebisingan pada Masjid Baitul Hakim, Klaten’. Prosiding Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia 2022 Design Computation for Sustainable Architecture & Urbanism, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
Fathona, D. D., & Haristianti, V. (2020). Kajian aspek autentisitas dan lokalitas pada Starbucks Reserve Dewata. Jurnal Arsitektur Zonasi, 3(3), 170–184. https://doi.org/10.17509/jaz.v3i3.27223
Heryani, N. (2022). Pengembangan teknologi panen air untuk memenuhi kebutuhan domestik’. Jurnal Sumberdaya Lahan, 15(2), 117-129. http://dx.doi.org/10.21082/jsdl.v15n2.2021 .
Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan. Kabupaten Gunungkidul 2023 (n.d.) Statistik berdasar pendidikan. https://desagiring.gunungkidulkab.go.id/first/statistik/pendidikan-dalam-kk Diakses 3 Desember 2024.
Kurniawan, A., Sukardi, R., & Rahaya, P. (2024). Pengaruh campuran fasad bangunan arsitektur Eropa dan lokal terhadap tampilan bangunan. Jurnal Syntax Fusion, 4(01), 16–22. https://doi.org/10.54543/fusion.v4i01.396
Majid, A. S. (2021). Perancangan urban farming center di Kota Surabaya dengan pendekatan permakultur. Skripsi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/49055
Nabhan, G.P. (2013). Growing food in a hotter, drier land - lessons from desert farmers on adapting to climate uncertainty. Chelsea Green Publishing.
Putryana, O., Nugroho, P.S., & Musyawaroh. (2020). Penerapan konsep permaculture pada perancangan pusat penelitian dan pengembangan pertanian lahan kering di Wonogiri. Senthong, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur, 3(2), 357-368. https://jurnal.ft.uns.ac.id/index.php/senthong/article/view/1195/0
Rahman, S., Khan, M. T. R., Akib, S., Din, N. B. C., Biswas, S. K., & Shirazi, S.M. (2014). Sustainability of rainwater harvesting system in terms of water quality. The Scientific https://doi.org/10.1155/2014/721357
Sibiani, N. I. (2021). Kondisi karakteristik komposit material dinding peredam suara dengan campuran damen dan sabut kelapa. https://doi.org/10.13140/rg.2.2.32339.55844
White, W.B., Culver, D.C., & Pipan, T. (2019). Encyclopedia of caves 3rd edition. Academic Press.
Wicaksono, F. A., & Canadarma, W. W. (2019). Gereja Katolik St. Yohanes Maria Vianney di Mancasan, Sukoharjo. Jurnal Edimensi Arsitektur, 6(1), 457–464. https://publication.petra.ac.id/index.php/teknik-arsitektur/article/view/9295/8376
Widiastuti, R., Prianto, E., & Budi, W. (2014). Evaluasi termal dinding bangunan dengan vertikal garden. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 1(1), 1-12. https://doi.org/10.32699/ppkm.v1i1.228.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rony Gunawan Sunaryo, Irenea Ayu Indira Kusuma Wardani, Trisnia Athenalia, Frengky Benediktus Ola

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain the copyright and publishing right, and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) followingthe publication of the article, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).














