Membangun Identitas Jenama Produk Wastra Alami Pokmas Wastra Sejahtera Jombang
DOI:
https://doi.org/10.9744/share.11.2.91-102Keywords:
identitas jenama, pemasaran digital, wastra alamiAbstract
Kelompok Masyarakat (POKMAS) Wastra Sejahtera, suatu komunitas pengrajin tenun alami di Desa Mojotrisno, Kabupaten Jombang, menghadapi kendala signifikan dalam memasarkan produknya. Pemasaran tradisional yang selama ini dilakukan belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas, mengakibatkan penumpukan produk yang berdampak pada keberlangsungan usaha para pengrajin. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, proyek abdimas dirancang dengan tujuan meningkatkan kinerja penjualan melalui pemanfaatan potensi pemasaran digital, khususnya media sosial seperti Instagram dan Tiktok. Metode pelaksanaan proyek meliputi lima tahap, yaitu persiapan dan analisa kompetitor, rekomendasi indentitas jenama, pembuatan indentitas jenama dan media sosial, pelatihan, dan evaluasi. Hasil proyek abdimas menunjukan bahwa POKMAS Wastra Sejahtera berhasil memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya membangun identitas jenama pada era digital. Para anggota komunitas menyadari bahwa indentitas jenama tidak hanya sekedar logo atau nama, tetapi merupakan representasi dari nilai-nilai, karakter, dan keunikan produk tenun. Mereka telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan strategi pemasaran digital secara mandiri, memahami cara merancang konten yang menarik, berinteraksi dengan audiens, serta mengukur kinerja kampanye pemasaran yang telah dilakukan. Proyek abdimas ini juga memberikan dampak jangka panjang bagi keberlangsungan dan perkembangan POKMAS Wastra Sejahtera. Pelaksanaan kegiatan abdimas selajutnya hendaknya berfokus pada pengembangan modul pelatihan yang lebih interaktif dan berbasis praktik. Selain itu, perlu dilakukan pendampingan secara intensif bagi peserta yang mengalami kesulitan dalam mengoperasikan alat-alat digital.
Downloads
References
Aaker, D. A., & McLoughlin, D. (2020). Strategic market management. John Wiley & Sons, Inc.
Bisnis.com. (2023). Sosok aditya caesarico di balik merek sepatu aerostreet yang go internasional. https://entrepreneur.bisnis.com/read/20231009/265/1702409/sosok-aditya-caesarico-di-balik-merek-sepatu-aerostreet-yang-go internasional?utm_source=desktop&utm_medium=search.
Chaffey, D & Chadwick, A. (2016). Digital marketing (6th ed). Pearson Education Limited.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jombang. (2023). Jumlah usaha mikro. https://sambang.jombangkab.go.id/front/data/235-jumlah-usaha-mikro
Goodstats. (2023). Screen time ponsel warga indonesia tertinggi sedunia. https://data.goodstats.id/statistic/screen-time-ponsel-warga-indonesia-tertinggi-sedunia-RypaM
Harmayani, D. et al. (2020). Pengenalan e-commerce dan aplikasinya di dunia bisnis. Pustaka Bisnis.
Hutomo Aji, F. (2015). Analisis pengaruh brand identity terhadap brand awareness dan brand satisfaction brotherwood decoration surabaya. Jurnal Manajemen Pemasaran, 3(1).
I Putu, I. (2016). Peran e-commerce dalam meningkatkan daya saing umkm di era digital. Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa, 50(2).
Kapferer, J.-N., & Bas, S. (2022). The power of branding: Creating and managing memorable brands. Kogan Page.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Manajemen pemasaran (Edisi 15). Pearson.
Laudon, K. C., & Traver, C. G. (2017). E-commerce 2020-2021: Business, technology and society (16th Global Ed). Pearson.
Nasrullah, R. (2017). Media sosial perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama.
Republika. (2019). Pertumbuhan E-commerce Indonesia Tertinggi di Dunia. Republika Online. https://
ekonomi.republika.co.id/berita/pnkrfg383/pertumbuhan-ecommerce-indonesia-tertinggi-di-dunia
Romindo, T. et al. (2019). Transformasi bisnis digital melalui e-commerce. Digital Insight Publishing.
Smith, J. (2017). The fundamentals of digital marketing: Understanding your audience. Digital Press.
Verdino, J. A., & Drucker, P. F. (2015). Adaptasi dan inovasi: Menangkap tren, beradaptasi, dan berinovasi. PT Gramedia Pustaka Utama.
We Are Social dan Meltwater. (2024). Indonesia: Digital 2024. https://wearesocial.com/id/blog/2024/01/digital-2024/.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Johanes Yudi Prihadi, Serli Wijaya, Oviliani Yenty Yuliana, David Kristianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain the copyright and publishing right, and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) followingthe publication of the article, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).














