Optimalisasi Pengetahuan dalam Penanganan Kegawatan Kejang Demam Balita pada Ibu Dasawisma Taman Pondok Jati Sidoarjo

Authors

  • Irine Yunila Prastyawati STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo https://orcid.org/0000-0002-9344-3737
  • Martha Sri Astuti STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo
  • Ignata Yuliati STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo

DOI:

https://doi.org/10.9744/share.12.1.%25p

Keywords:

kejang demam, balita, kegawatan, penanganan

Abstract

Kejang demam merupakan kondisi kegawatdaruratan bidang kesehatan anak yang umum terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun dan seringkali menimbulkan kepanikan di lingkungan rumah, terutama jika pengetahuan masyarakat masih terbatas. Pada umumnya kejang demam dapat menyebabkan trauma psikologis pada keluarga serta berisiko fatal apabila penanganan awal tidak dilakukan secara tepat. Kasus kejang demam sebagian besar terjadi di rumah, sehingga hal ini menjadikan peran ibu sebagai penolong pertama sangat penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu – ibu Dasawisma Dua PKK RT 23 Perumahan Taman Pondok Jati, Geluran, Taman, Sidoarjo dalam penanganan kegawatan kejang demam balita. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal) melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan redemonstrasi, serta pemantauan melalui WhatssApp Group. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 20 peserta. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 55% dalam kategori baik. Antusiasme peserta juga terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi, terutama terkait perbedaan kejang demam dan epilepsi serta indikasi medis yang membutuhkan rujukan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, khususnya di kalangan ibu rumah tangga. Edukasi ini tidak hanya bermanfaat bagi individu peserta, tetapi juga menciptakan agen perubahan dalam masyarakat. Disarankan keterlibatan lebih lanjut dari kader posyandu dan perangkat RT/RW guna memperluas dampak edukasi dan memastikan kontinuitas praktik yang telah diajarkan.

References

Anggraini, D., & Hasni, D. (2022). Kejang Demam. Scientific Journal, 1(4), 327–333. https://doi.org/10.56260/sciena.v1i4.62

Corsello, A., Marangoni, M. B., Macchi, M., Cozzi, L., Agostoni, C., Milani, G. P., & Dilena, R. (2024). Pediatric Neurology Febrile Seizures : A Systematic Review of Different Guidelines. Pediatric Neurology, 155, 141–148. https://doi.org/10.1016/j.pediatrneurol.2024.03.024

Ferretti, A., Riva, A., Fabrizio, A., Bruni, O., Capovilla, G., Foiadelli, T., Orsini, A., Raucci, U., Romeo, A., Striano, P., & Parisi, P. (2024). Best practices for the management of febrile seizures in children. Italian Journal of Pediatrics, 50(95), 1–12.

Hamdy, K., Rustandi, H., Mutmainah, M., Ariyanti, C., Pramesti, M. A., Putri, S. N., Adzkiya, H. N., Firda, F., & Abdillah, Z. (2024). Implementasi Teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) dalam Analisis Sumber Daya Manusia di Desa Sakambang, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. BUDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 06(01), 1–11. https://jurnal.stie-aas.ac.id

/index.php/JAIM/article/view/12701

Handryastuti, S. (2021). Tatalaksana Kejang Demam pada Anak Terkini. J Indon Med Assoc, 71(November), 241–247.

Kade, G., Widyas, A., & Chih, M. (2019). Pengalaman Keluarga Dalam Penanganan Pertama Pada Anak Yang Mengalami Kejang Demam. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 3(1), 118–127. https://doi.org/https://doi.org/10.37294/jrkn.v3i1.146

Langging, A., Wahyuni, T. D., & Sutriningsih, A. (2018). Hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan Penatalaksanaan Kejang Demam pada Balita di Posyandu Anggrek Tlogomas Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Nursing News, 3(1), 643–652. https://doi.org/10.33366/nn.v3i1.836

Munawaroh, K., Badri, I. A., & Erda, R. (2019). Penanganan Kejang Demam pada Balita di Puskesmas Lubuk Raja Kota Batam. Junral Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 5(2), 4–6. https://doi.org/10.33023/jpm.v5i2.440

Nuryani, N., Nasriati, R., & Verawati, M. (2020). Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Kejang Demam Dengan Perilaku Penanganan Kejang Demam Sebelum Dibawa Ke Rumah Sakit. Health Sciences Journal Vol, 4(1), 44–59. https://doi.org/10.24269/hsj.v4i1.403

Perdana, S. W. (2022). Penanganan Kejang Demam Pada Anak. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(2), 699–706.

Pusponegoro, H. D., Widodo, D. P., Ismael, S., Kerja, U., & Neurologi, K. (2006). Konsensus Penatalaksanaan Kejang Demam. In Ikatan Dokter Anak Indonesia (2nd ed.). Badan Penerbit IDAI.

Sari, R. S., Sylvia, D., & Ramadhayanti, G. (2022). Peningkatan pengetahuan orang tua tentang kejang demam dan penanganan kejang demam anak melalui pendidikan kesehatan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(6), 4622–4630. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i6.10975

Siregar, N., & Pasaribu, Y. A. (2022). Edukasi Kesehatan pada Orangtua tentang Penanganan Pertama Kegawatdaruratan Kejang Demam pada Anak di Kabupaten Simalungun. Community Development Journal, 3(1), 220–224. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i1.3737

Downloads

Published

2026-02-13

How to Cite

Optimalisasi Pengetahuan dalam Penanganan Kegawatan Kejang Demam Balita pada Ibu Dasawisma Taman Pondok Jati Sidoarjo. (2026). Share: Journal of Service Learning, 12(1), 18-24. https://doi.org/10.9744/share.12.1.%p