Pendampingan Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus: Langkah Awal Menuju Terapi yang Tepat di Jafa Edu Center Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.9744/share.12.1.37-42Keywords:
asesmen psikologi, anak berkebutuhan khusus, intervensi berbasis asesmen, community service, PonorogoAbstract
Jafa Edu Center (JEC) Ponorogo merupakan rumah belajar yang melayani siswa reguler dan anak berkebutuhan khusus (ABK). Dalam praktiknya, JEC menghadapi kendala serius karena belum memiliki tenaga psikologi yang secara khusus menangani asesmen psikologis, padahal jumlah ABK yang terdaftar mencapai sekitar 30 anak dengan ragam hambatan seperti gangguan spektrum autisme, gangguan perkembangan intelektual, dan slow learner. Kondisi ini membuat banyak anak belum mendapatkan skrining dan asesmen yang memadai, sehingga terapi yang diberikan berpotensi kurang sesuai dengan kebutuhan perkembangan masing-masing anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi JEC dalam membangun sistem asesmen psikologis yang lebih terstruktur dan berbasis bukti, sekaligus meningkatkan kapasitas guru dan pendamping ABK dalam memahami hasil asesmen dan menggunakannya sebagai dasar perencanaan intervensi. Program dilaksanakan selama satu tahun melalui beberapa tahapan utama: asesmen kebutuhan dan koordinasi dengan mitra, pelaksanaan asesmen psikologis terhadap ABK menggunakan instrumen Vineland Adaptive Behavior Scale (VABS), Stanford-Binet/WISC, dan Childhood Autism Rating Scale (CARS), penyusunan modul dan Standar Operasional Prosedur (SOP) asesmen ABK, pelatihan bagi pendidik dan pendamping, serta pendampingan implementasi dan evaluasi bersama. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa JEC kini memiliki peta kebutuhan psikologis ABK yang lebih jelas beserta laporan asesmen individual yang dapat dijadikan dasar rujukan terapi. Modul asesmen dan SOP membantu menstandarkan alur skrining awal dan langkah rujukan ke tenaga profesional. Guru dan pendamping melaporkan pemahaman yang lebih baik tentang karakteristik anak dan cara membaca hasil asesmen, sehingga diskusi perencanaan terapi menjadi lebih terarah. Program ini mengindikasikan bahwa pendampingan asesmen berbasis kolaborasi kampus–lembaga mampu menjadi langkah awal yang penting untuk meningkatkan ketepatan layanan terapi bagi ABK.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2017). Data anak berkebutuhan khusus di Jawa Timur berdasarkan kategori gangguan perkembangan. BPS Jawa Timur.
American Psychiatric Association. (2022). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed., text rev.).
Guralnick, M. J. (2017). Early intervention for children with intellectual disabilities: An update. Journal of Applied Research in Intellectual Disabilities, 30(2), 211–229. https://doi.org/10.1111/jar.12233
Kavale, K. A., & Mostert, M. P. (2004). The positive side of special education: Minimizing its fads, fancies, and fallacies. ScarecrowEducation.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2021). Panduan penyelenggaraan pendidikan inklusif. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Lindsay, G. (2007). Educational psychology and the effectiveness of inclusive education/mainstreaming. British Journal of Educational Psychology, 77(1), 1–24. https://doi.org/10.1348/000709906X156881
Satiningsih, W. (2023). Pentingnya asesmen psikologis dalam penentuan intervensi bagi anak berkebutuhan khusus. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 18(1), 45–60.
Schalock, R. L., Borthwick-Duffy, S. A., Bradley, V. J., Buntinx, W. H. E., Coulter, D. L., Sparrow, S. S., & Cicchetti, D. V. (2016). Vineland Adaptive Behavior Scales. In Encyclopedia of Clinical Neuropsychology (pp. 1–5). https://doi.org/10.1007/978-3-319-56782-2_1594-2
UNESCO. (2020). Global education monitoring report 2020: Inclusion and education: All means all.
UNICEF. (2020). Children with disabilities in Indonesia: An analysis of the available data and implications for policies and services. UNICEF Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Robik Anwar Dani, Yonathan Setyawan, Marcella Mariska Aryono, David Ary Wicaksono, Andi Cahyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain the copyright and publishing right, and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) followingthe publication of the article, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).














