PERAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM PENGEMBANGAN WISATA AIR D’GANJARAN MELALUI TATA KELOLA, MANAJEMEN KEUANGAN DAN PEMASARAN

Authors

  • Amirul Mustofa Universitas Dr. Soetomo
  • Liosten Rianna Roosida Ully Tampubolon Universitas Dr. Soetomo
  • Widyawati . Universitas Dr. Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.9744/share.8.2.228-237

Keywords:

BUMDes, Wisata, Tata Kelola, Manajemen, Pemasaran

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilakukan di wisata air D’Ganjaran di Desa Sambibulu Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Desa Sambibulu memiliki obyek wisata yaitu wisata air D’Ganjaran dan agrowisata. Wisata air D’Ganjaran memiliki unit usaha: kolam perahu bebek, mobil aki, flying fox, café, kolam renang, mandi bola, panggung gembira dan UMKM batik jumput. Agrowisata di Desa Sambibulu adalah tanaman buah jambu. Kedua bisnis unit ini dikelola oleh BUMDes Sambi Madu. Wisata Air D’Ganjaran memiliki prospek yang bagus, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya jumlah wisatawan. Namun belum ada perencanaan pengembangan yang dibuat oleh BUMDes Sambi Madu karena kapasitas sumber daya manusia yang dimiliki masih rendah. Permasalahan yang dihadapi adalah Tata Kelola BUMDes yang kurang baik, manajemen keuangan yang masih konvensional dan belum menggunakan strategi pemasaran yang modern. Kegiatan PKM ini ditujukan untuk: 1). Penguatan tata kelola BUMDes, 2). Penggunaan sistem pembukuan yang akuntable, 3). Penggunaan web, instagram untuk promosi pemasaran. Metode PKM yang dipakai adalah: pelatihan dan pendampingan yang diberikan kepada pengelola dan pengurus BUMDes. PKM dilakukan mulai bulan April 2022 sampai Agustus 2022. Hasil PKM yaitu terbentuknya struktur organisasi kelembagaan dan tata kelola BUMDes yang profesional, manajemen keuangan sesuai prinsip akuntasi dan strategi pemasaran modern. Hasil PKM ini diharapkan dapat mengembangkan wisata air D’Ganjaran lebih baik dengan pesat dan BUMDes Sambi Madu dapat membuat rencana pengembangan wisata air D’Ganjaran dengan memanfaatkan dana hibah yang didapat dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk pembangunan kolam renang orang dewasa dan anak-anak.

References

Ambar (2019). 6 Pemanfaatan Media Sosial untuk Promosi Wisata. https://pakarkomunikasi.com/pemanfaatan-media-sosial-untuk-promosi-wisata. Diakses pada tanggal 1 September 2021.

Anuar, A. N. A., & Sood, N. A. A. (2017). Community Based Tourism: Understanding, Benefits and Challenges. Journal of Tourism and Hospitality, 6(1). DOI: 10.4172/2167- 0269.1000263.

Bagindo, M., Sanim, B., & Saptono I. T. (2016). Model Bisnis Ekowisata di Taman Nasional Laut Bunaken dengan Pendekatan Business Model Canvas. Manajemen IKM, 11(1).

Bungin, B. (2015) Komunikasi Pariwisata Pemasaran dan Brand Destinasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ridlwan, M. A., Muchsin, S., Hayat. (2017). Model Pengembangan Ekowisata dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lokal. Indonesia Political Science Review, 2(2), 141-158.

Rudianto, R., & Siregar, S. V. (2012) Kualitas Laporan Keuangan UMKM serta Prospek Implementasi SAK ETAP, Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 9(1), 1-21.

Saragi, N., & Abdullah, A. (2020). Peran Badan Usaha Milik Desa dalam Pengelolaan Objek Wisata di Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 17. https://doi.org/10.37064/jpm.v6i2.6894

Saputro, P. B. (2011). Tata Kelola Wisata di Dataran Tinggi Dieng Provinsi Jawa Tengah. [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sedarmayanti, (2005). Membangun Kebudayaan dan Pariwisata (Bunga Rampe Tulisan Pariwisata). Bandung (ID): Penerbit Mandar Maju

Situmorang, S. M. (2012). Objek Wisata Kebun Binatang Simalingkar B dalam Kajian Sejarah Pariwisata tahun 2005-2011. Medan: Universitas Negeri Medan.

Tjiptono, F. (2014). Pemasaran Jasa: Prinsip, Penerapan dan Penelitian. 1st edn. Yogyakarta: Andi.

Downloads

Published

2022-08-29

Issue

Section

Articles